Tampilkan postingan dengan label streetwritter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label streetwritter. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2015

Silaturahmi alumni pondok pesantren formal (PPF) Al-Ma’soem 2004


Berhubung, “ahm”. Mari kita mencoba untuk sadar-lah sebentar, sadar bahwa kita ini sudah om dan tante ahaha “aslina, kita itu geus kolot gais!”. Sebenarnya apa sih yang kita maksudkan dengan silaturahmi ini? Kenapa kita berharap bahwa silaturahmi ini terjaga sampai esok dan seterusnya? Formalitas. Sekedar istilah-kah, ketawa berjamaah-kah, ajang pedekate-kah, atau jangan-jangan tidak ada materi yang pas untuk saya tulis-kah? Ahaha

Nggak cuma dari anak kecil menjadi remaja, atau bahkan kini sudah dewasa saja, tapi banyak sekali perubahan di diri dan kehidupan sosial saya dan rekan-rekan.

Seperti yang diungkapkan oleh seorang filosof, “Everything is always changes”. Ya, demikian yang saya ketahui dari hasil membaca salah satu karya tulis Plato. Memang banyak yang berubah, terutama prilaku. Sekitar dua jam bersama, saya berhasil mendapatkan banyak informasi terkait perubahan rekan-rekan sependidikan dulu. Yeah, atittude! Sadar atau tidak, gerak motorik tidak akan terwujud jika otomatisasi perintah dari otak tidak aktive atau tertidur. Saya tidak membahas tentang analisis gerak tentunya, apalagi mengakaji secara biomekanika gerak. Hanya saja, gerak-gerik yang terlihat adalah gerbang dari informasi yang saya dapatkan tersebut. bedanya sadar dan tidak sadar. “kita tau men, bahwa bukber bukanlah acara olimpiade olahraga”, jelas aktivitas jasmani disini adalah cerminan daripada sikap. Sikap adalah hasil dari pada berpikir, dan pola berpikir sangat bergantung pada pengetahuan atau wawasan.

Lalu, implementasi seperti apa yang pantas dipraktikan sehingga penggunaan istilah silaturahmi bisa menjadi tepat sasaran ? sebagai leader, yang juga tengah menekuni ilmu manajemen @jalanrizky , berhasil merealisasikan tukar kado sebagai harmonisasi dari esensi silaturahmi. menciptakan kesan yang otentik, terwujud sebagai kenang-kenangan. Hebat! Tidak perlu mewah, dan apapun itu semoga tali persaudaraan kita senantiasa terjaga selamanya.