Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Maret 2017

Sumedang Swimming

Hallooooo semuaaa :D
Khususnya warga sumedang, kini telah hadir sebuah club renang di tengah-tengah anda. Ya, Sumedang Swimming... Sebuah club renang yang siap melatih agar kemampuan berenang anda meningkat!
Tidak hanya itu, kami juga siap melayani kelas kecil untuk memberikan pembelajaran renang dari mulai pemula banget, sampe renang yang berorientasikan prestasi. Hehe
Selengkapnya bisa langsung ngobrol aja deh sama para pelatihnya yah.
.
Terimakasih banyaaaak :))

Oh iyah, jangan lupa di follow yah IGnya @sumedang_swimming
Semoga bisa mendapatkan info lebih disana hehehe

Sabtu, 06 Agustus 2016

Rekapitulasi Kenangan

Dalam runcing sudut kau memandang, dengan suryakanta kau lihat lebih detil. Meneropong hingga jarak melampaui, tak cukup kau merasa cerdas dengan kebodohan.Balut semua kenangan dengan ilmiah, namun tak satu pun kau yakini. Menghitung jarak peribadatan, hingga menabur bunga di atas tanah kuburan. sedih dan tertawa atas masalah, lalu bangga atas kemenangan munafik yang sombong. Maklumi pembunuhan dasari lose control, kerjasama antar setan puaskan emosi. Belum cukup menyadarkan, semuanya kau telan demi sekedar harapan di masa depan. Pencapaian gagal, lantas kau salahkan keadaan. Sesali amunisi, hingga lupa pertanyakan tuhan. Hey, tidak ingatkah bahwa mata untuk melihat mata sendiri, pun ia tak sanggup! Sederet aritmatika pengambilan keputusan kau pertimbangkan, kau bunuh setiap sisi hati yang ingin menyapa hidayah hanya untuk kesesatan. Hey, ini tentang semua. Tak terlihatkah persimpangan garis lintang tempat kau berpijak, tak tergambarkah sebuah titik tempat kau mulai berdiri dan lumpuh kembali. Tak bisakah kau yakini dan redam perselisihan otak dengan hati, karena damainya utara-selatan sempurna di equator 0. "Wake up jod !" Bisakah kau yakini saja alam semesta dengan segala keberadaannya? dengan segala prosesNya yang maha. dengan apa-pun yang sudah pasti hanya denganNya-lah kau terbiasa. Hingga ke-bijaksana-an tentukan kafir hanya ketika nyawa ada dalam tenggorokan. *G)

Jumat, 05 Juni 2015

Penemu Batu Batre

Ini dia para penemu batu batre -..- #apaansih

Spesial itu hanyalah rasa, seperti dulu gue percaya bahwa jika gue berlari dengan sandal jepit dipakai dikedua tangan gue, maka kecepatan lari gue bertambah tiga kali lebih cepat dari sebelumnya. Ketika gue kalah dalam sebuah komite karena balencing dibawah standar kekokohan kuda-kuda sang juara, turnamen berikutnya gue juara karena sebelumnya gue yakin bahwa badan gendut itu tidak mempengaruhi efektifitas gerak dan keseimbangan tubuh, trimakasih sensey Po, (kung fu Panda). Tapi percaya, yakin dan rasa itu hanyalah ilusi.
Sekelumit kisah para ilmuwan psikomotorik yang katanya beruntung bisa mengenyam bangku master di tengah-tengah negeri indonesia, di sebuah universitas negeri di kota metropolitan, Jakarta! Di sini, rasanya kami dekat dengan dunia. Perbandingan kami sudah bukan lagi masyarakat lokal nasional, tapi internasional.
Selepas acara Asean Conference Sport Scine And Physical Education, kami berkumpul sambil menikmati secangkir kopi. Memandang langit dengan jarak awan yang serasa mudah digapai dengan loncatan pemain basket, mudah digoyangkan oleh pemain volly, karena awannya sangat rendah serendah posisi stick hokey, #eaaa
Tapi buat gue, itu semua dongeng. Disaat metodologi modern semakin menyulitkan peneliti muda. Semuanya berubah, semenjak itu jam coffee break tidak lagi menjadi pelepas kepenatan, nongkrong di sevel tidak lagi bermuatan. Parahnya setelah pulang, sosok nene sihir menunggu digerbang untuk menagih uang kosan. Seorang ketua kelas yang sering kali cepat merespon saat kami sulit untuk mendistraksi stress, namanya @sigit. saat itu pesenan kopi gue dateng, sigit memraih dan mencicip kopi gue. Dia muntahin men, gue kira gara-gara kopinya panas, tapi dia malah ngomel sambil bilang “cuih, pahit benar. ini kopi apa kenyataan hidup?”. Demikian si jenaka irasional ini mencoba mencairkan suasana. Lalu dia pesan kopi juga, “mba, kopinya satu ya, yang pahi” ujarnya ke palayan cantik. Kami bertanya-tanya kenapa yang dipesan kopi pahit?!. “kopi pahit mas?” pelayan cantik itu kembali bertanya, “iya, karena aku yakin cinta bisa menyatukan yang manis dengan yang pahit”. #eaaa

#distraksi #stres #strugle #sickness #brotherforever #bettertogether #masterstudy

Jumat, 08 Mei 2015

Selamat Pagi Bumi Tua

“cintai aku dengan bumiku, rasakan cinta berdua selamanya”. Demikian sepenggal lirik lagu yang dinyanyikan oleh seorang penyanyi cwe saat saya bermimpi dalam tidur tadi malam.

Seperti biasa, semenjak saya tinggal di jakarta, saya tinggal dengan tanaman bunga Melati Toska di kosan. Sambil menunggu air panas, saya bangun dan memberikan satu gelas air mineral untuk minum si melati.

Demikian, setiap pagi ketika bangun dan malam ketika hendak tidur, saya selalu menyiraminya dengan penuh kasih dan cinta.
“kayanya si cwe penyanyi itu juga pecinta lingkungan, tapi sialnya klo boleh gue prediksi dia habis membalas cinta alien dari neptunus atau planet manalah”. Saya berdo’a, agar alien yang mau ngerusak bumi pada tobat dan bisa membantu menyeimbangkan kembali bumi yang sudah tidak karuan ini.

Setelah itu, tentunya saya mandi. Karena kegiatan mandi adalah hal yang paling saya sukai sejak saya kecil, meski kini saya sadar bahwa mungkin sekitar 15% waktu yang sebenarnya saya alokasikan untuk kegiatan mandi tersebut. Ya, karena 50%-nya mainin air dan sisanya mainin air lagi sambil membayangkan dan mengkonsep ulang rencana kehidupan dihari tersebut agar berjalan dengan indah dan menyenangkan. Hanya saja pagi ini saya tidak mandi, karena melihat air sudah panas, akhirnya saya membuat kopi dan menikmati pagi yang akan menjadi bosan. Memang hari ini gak ada kelas sih.

“Yeah, tugas sih udah pasti ada dan selalu gue kerjain juga. Cuma suasananya ituloh men...boring abis”. Setelah satu dua batang rokok habis saya hisap, saya menyalakan leptop. Sambil menunggu leptopnya siap untuk dioperasikan, makan wafer coklat dengan krim putih didalamnya seolah menjadi ritual untuk memulai mengerjakan tugas kuliah saya.

Sedikit berbeda, dalam wafer yang satu ini krimnya seperti ada yang menggerogoti, “jangan-jangan embah plato sama temen-temen filosof lainnya nih yang makan”, kebetulan saat itu saya hendak mengerjakan tugas filsafat ilmu. Saya perhatikan, lekukan krim putih yang menempel dalam sisi wafer bulat sangat jelas seperti bumi dengan letak geografisnya yang samar. Menakjubkan ! Agar seperti anak kekinian juga, akhirnya saya fhoto. Namun sebelumnya, saya gambarkan pula batang penyangga agar terlihat seperti bola dunia (globe) yang sering saya putar-putar ketika saya sekolah di smp.

Akhirnya saya memutuskan untuk tidak memakannya, dan mulai membuka file-file tugas dileptop. Rasanya saya sangat serakah ketika saya berniat untuk menghabisi wafer tersebut, terlebih wafernya terlanjur menggambarkan bumi bagi saya. Teringat cerita serakahnya manusia jika dibandingkan dengan hewan, hewan hanya memakan tanaman yang keluar dari pagar saja, sedang manusia melompati pagar untuk bisa memakan tanaman beserta buahnya.

Karena saya merasa tidak seperti itu, akhirnya saya simpan diluar kamar tepat di pojokan pot bunga melati toska. Saya biarkan bumi yang satu ini rusak akibat digerogoti oleh gerombolan semut serakah. Nyaris selesai tugas kuliah saya, ketika saya tengok ternyata wafernya masih utuh aja, semut sih banyak, cuma ga ada tuh yang sibuk keliatan lagi makanin wafer krimnya. Dasar manusia,

#manusia #serakah #bumi #tua #kiamat #waffer #cokelat #cream #mimpi #pecinta #alam #air #pagi #ngelantur #okey #bye