Ini dia para penemu batu batre
-..- #apaansih
Spesial itu hanyalah rasa,
seperti dulu gue percaya bahwa jika gue berlari dengan sandal jepit dipakai
dikedua tangan gue, maka kecepatan lari gue bertambah tiga kali lebih cepat
dari sebelumnya. Ketika gue kalah dalam sebuah komite karena balencing dibawah standar kekokohan
kuda-kuda sang juara, turnamen berikutnya gue juara karena sebelumnya gue yakin
bahwa badan gendut itu tidak mempengaruhi efektifitas gerak dan keseimbangan
tubuh, trimakasih sensey Po, (kung fu Panda). Tapi percaya, yakin dan rasa itu hanyalah
ilusi.
Sekelumit kisah para ilmuwan
psikomotorik yang katanya beruntung
bisa mengenyam bangku master di tengah-tengah negeri indonesia, di sebuah
universitas negeri di kota metropolitan, Jakarta! Di sini, rasanya kami dekat
dengan dunia. Perbandingan kami sudah bukan lagi masyarakat lokal nasional,
tapi internasional.
Selepas acara Asean Conference Sport Scine And Physical
Education, kami berkumpul sambil menikmati secangkir kopi. Memandang langit
dengan jarak awan yang serasa mudah digapai dengan loncatan pemain basket, mudah
digoyangkan oleh pemain volly, karena awannya sangat rendah serendah posisi
stick hokey, #eaaa
Tapi buat gue, itu semua dongeng.
Disaat metodologi modern semakin menyulitkan peneliti muda. Semuanya berubah,
semenjak itu jam coffee break tidak
lagi menjadi pelepas kepenatan, nongkrong di sevel tidak lagi bermuatan. Parahnya
setelah pulang, sosok nene sihir menunggu digerbang untuk menagih uang kosan. Seorang
ketua kelas yang sering kali cepat merespon saat kami sulit untuk mendistraksi
stress, namanya @sigit. saat itu pesenan kopi gue dateng, sigit memraih dan
mencicip kopi gue. Dia muntahin men, gue kira gara-gara kopinya panas, tapi dia
malah ngomel sambil bilang “cuih, pahit benar. ini kopi apa kenyataan hidup?”.
Demikian si jenaka irasional ini mencoba mencairkan suasana. Lalu dia pesan
kopi juga, “mba, kopinya satu ya, yang pahi” ujarnya ke palayan cantik. Kami
bertanya-tanya kenapa yang dipesan kopi pahit?!. “kopi pahit mas?” pelayan
cantik itu kembali bertanya, “iya, karena aku yakin cinta bisa menyatukan yang
manis dengan yang pahit”. #eaaa
#distraksi #stres #strugle
#sickness #brotherforever #bettertogether #masterstudy
Tidak ada komentar:
Posting Komentar