Rabu, 16 Februari 2022

Tembok Makam ( PARAKO )

Dampak dari banyaknya orang meninggal dunia, ditambah virus corona yang terus menyebar bahkan terus bermutasi, salah satu bentuk usaha milik Didin (nama samaran) cenderung meningkat.

Usahanya sebagai pengrajin parako, yakni sebuah tembok nisan yang terbuat dari semen dan pasir yang dibentuk sedemikian rupa untuk sebuah makam.

"tiap tahun juga ramai, apalagi tahun-tahun sekarang. kan banyak yang terkena covid19" Kata Didin kepada Mr.G, Rabu (16/02) sore hari di tempat usahanya.

Didin tidak sendiri, Ia bersama beberapa temanya dalam menjalankan usaha parako ini. nyaris 5tahun usaha ini berjalan dan senantiasa terus berkembang.

"sudah 5 tahunan, sama ini ada boss, ada teman juga sama bikin seperti ini" ujarnya.

saat ini, didin mampu memproduksi 1 buah parako dalam sehari. Ia menuturkan bahwa untuk penjualanya saat ini sehari minimal 1 parako terjual setiap harinya.

bahkan, Ia menjelaskan bahwa pembelinya tidak hanya masyarakat lokal Sumedang, Ia mengaku sempat mengirimkan produknya ke Kabupaten Garut, Subang dan Majalengka. *G)
_____
simak video pembuatan parako disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar